Jakarta (Humas MAN 2 Jkt) — — MAN 2 Jakarta mendapat kehormatan menjadi wakil sekolah menengah dalam kegiatan Diskusi Kelompok Terpumpun (Focus Group Discussion) bertema “Aspirasi Publik untuk Penguatan Peraturan Gubernur Kantin Sehat Jakarta” yang diselenggarakan bersama Dinas Kesehatan (DINKES) DKI Jakarta dan Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), Senin (18/05/2026).
Bertempat di Aloft Hotel, Jakarta Pusat, Kegiatan ini menjadi ruang dialog penting antara para pemangku kepentingan dalam upaya memperkuat kebijakan kantin sehat di lingkungan pendidikan. Melalui forum tersebut, para peserta diajak menyampaikan pandangan, masukan, dan harapan terkait penerapan aturan yang mendukung tersedianya makanan sehat, aman, dan bergizi bagi peserta didik.
Kehadiran MAN 2 Jakarta dalam forum ini menunjukkan komitmen madrasah dalam mendukung gerakan hidup sehat di sekolah. Sebagai lembaga pendidikan yang terus mendorong pembiasaan positif di kalangan siswa, MAN 2 Jakarta memandang kantin sehat bukan sekadar fasilitas sekolah, melainkan bagian penting dari pembentukan karakter dan budaya hidup bersih.
Dalam diskusi tersebut, berbagai isu strategis turut mengemuka, mulai dari pentingnya pengawasan kualitas makanan, edukasi gizi bagi siswa, hingga perlunya sinergi antara sekolah, pemerintah, dan pengelola kantin. Peraturan Gubernur tentang kantin sehat diharapkan tidak hanya menjadi regulasi, tetapi juga gerakan bersama untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman.
Waka bidang Humas, Yuyum Daryumi, menyampaikan bahwa sekolah memiliki peran besar dalam membentuk kebiasaan konsumsi sehat sejak dini.
“Dengan lingkungan yang mendukung, peserta didik dapat belajar memilih makanan yang lebih baik bagi kesehatan mereka, sehingga berdampak pada peningkatan konsentrasi belajar dan kualitas hidup secara keseluruhan,” ujar Yuyum.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, MAN 2 Jakarta menegaskan diri sebagai madrasah yang aktif, peduli, dan responsif terhadap isu kesehatan lingkungan sekolah. Keterlibatan ini juga menjadi wujud nyata kontribusi madrasah dalam mendukung kebijakan publik yang berpihak pada generasi muda.
Kepala MAN 2 Jakarta, Aceng Solihin, menegaskan bahwa kantin sehat merupakan bagian penting dalam mendukung proses belajar peserta didik.
“Sekolah tidak hanya bertanggung jawab pada aspek akademik, tetapi juga memastikan peserta didik mendapatkan lingkungan yang sehat dan aman. Kantin sehat menjadi investasi penting untuk membentuk generasi yang kuat, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya. Selain Waka bidang Humas, hadir pula pengelola kantin, Mutmainnah, dan ketua OSISI MAN 2 Jakarta, Revalita Belma Hazwani. Belma memaparkan bahwa meskipun kantin telah menyiapkan makanan sehat, beberapa siswa ada yang masih memilih jajanan di luar gerbang sekolah.
“Kami bersama duta pangan lain di MAN 2 Jakarta terus berupaya memberikan edukasi pada teman-teman utuk menjadi konsumen yang cerdas, yang tdak asal membeli makanan tanpa memperhtikan kanungan gizinya,” tegas Belm.
Diskusi kelompok terpumpun tersebut diharapkan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi penguatan Peraturan Gubernur Kantin Sehat Jakarta, sehingga ke depan seluruh sekolah di ibu kota dapat memiliki lingkungan kantin yang lebih sehat, aman, dan mendidik.





