Jakarta (Humas MAN 2 Jkt) –Sebanyak 132 siswa kelas XI MAN 2 Jakarta mengikuti kegiatan Roadshow Workshop Membaca yang diselenggarakan pada Rabu, 21 Oktober 2026 di empat ruang kelas MAN 2 Jakarta. Kegiatan ini merupakan salah satu program Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta untuk meningkatkan minat baca sekaligus mengembangkan keterampilan literasi di kalangan pelajar. Melalui kegiatan ini, siswa diajak memahami bahwa membaca bukan sekadar aktivitas mengenali kata, melainkan proses menggali informasi, memperluas wawasan, dan membangun kemampuan berpikir kritis.

Hadir sebagai pembicara, Agus Subagja dan Budi Aji membagikan berbagai strategi membaca yang dapat diterapkan siswa sesuai dengan tujuan dan kebutuhan. Keduanya memperkenalkan teknik scanning untuk menemukan informasi spesifik secara cepat, skimming untuk menangkap gagasan utama bacaan, serta deep reading untuk memahami isi teks secara mendalam. Pengenalan teknik tersebut diharapkan dapat membantu siswa membaca secara lebih efektif, baik ketika mencari informasi, mempelajari materi pelajaran, maupun menikmati buku bacaan.

Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Nursih, memberikan apresiasi terhadap upaya MAN 2 Jakarta dalam mengembangkan budaya literasi. Menurutnya, kemampuan membaca siswa MAN 2 Jakarta tergolong baik. Hal itu terlihat dari beragamnya buku bacaan yang dimiliki dan dibaca oleh para siswa. Kondisi tersebut menjadi modal positif untuk terus mengembangkan kebiasaan membaca agar tumbuh menjadi budaya yang mengakar di lingkungan madrasah.

Agus Subagja menilai potensi literasi yang dimiliki siswa perlu terus dipelihara melalui dukungan dan ruang aktualisasi yang memadai. Ia menyarankan agar madrasah tidak berhenti pada upaya menumbuhkan minat baca, tetapi juga menyediakan wadah bagi siswa untuk berbagi pengalaman dan menginspirasi teman-temannya.

“Tinggal meneruskan dan memberikan wadah untuk mereka, seperti dibentuk komunitas baca, menunjuk beberapa duta baca, kemudian berbagi pengalaman baca pada siswa lain,” saran Agus. Gagasan ini diharapkan dapat mendorong lahirnya lingkungan belajar yang menjadikan membaca sebagai aktivitas menyenangkan dan kebutuhan bersama.

Nursih menjelaskan bahwa Roadshow Workshop Membaca tahun 2026 merupakan pelaksanaan tahun keempat yang menjangkau sejumlah sekolah di Jakarta serta wilayah Tertinggal, Terdepan, danTerluar (3T) di Indonesia. Pada Oktober hingga November 2026, program tersebut menargetkan kunjungan ke 30 sekolah. Jangkauan program ini menunjukkan komitmen Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta untuk memperluas akses terhadap kegiatan literasi serta mendorong tumbuhnya kebiasaan membaca di berbagai lingkungan pendidikan. Roadshow ini juga membawa warna baru di kelas. Peserta antusias mengikuti kegiatan hingga acara berakhir.

“Sangat menyenangkan! Saya mendapat insight tentang tips membaca dan ternyata efek membaca bisa sedahsyat itu,” ujar Rani Evelina Putri, salah satu peserta yang juga mendapat hadiah buku di acara siang itu.

Melalui kegiatan Roadshow Workshop Membaca, MAN 2 Jakarta diharapkan semakin memperkuat ekosistem literasi yang telah berkembang di madrasah. Dukungan dari pihak madrasah, guru, dan siswa menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan gerakan membaca, antara lain melalui pembentukan komunitas baca, pengembangan duta baca, dan kegiatan berbagi rekomendasi buku. Dengan demikian, literasi tidak hanya menjadi kegiatan pendukung pembelajaran, tetapi juga bagian dari karakter siswa yang kritis, kreatif, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (YD)