Bogor (Humas MAN 2 Jkt) — Komitmen MAN 2 Jakarta dalam memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) terus berlanjut. Madrasah ini mengikuti kegiatan Peningkatan Kompetensi Jabatan Fungsional dan Pelaksana 2 dalam rangka Pembinaan Satuan Kerja Berpredikat Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI-WBK). Kegiatan berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 di Nemuru Grand Bhuvana, Ciawi, Bogor, dengan fokus penguatan pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Kegiatan ini diikuti oleh delapan satuan kerja (satker), yaitu MAN Insan Cendekia Serpong, MAN Karangasem, MAN 2 Kudus, MAN 2 Kota Malang, MAN 2 Kulonprogo, MAN 2 Jakarta, MAN 4 Jakarta, dan MAN 2 Yogyakarta. Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis bagi satuan kerja untuk memperkuat komitmen, bertukar pengalaman, serta meningkatkan pemahaman mengenai langkah-langkah konkret dalam membangun birokrasi yang berintegritas dan berorientasi pada pelayanan publik berkualitas.
MAN 2 Jakarta hadir dengan mengikutsertakan Kepala Madrasah, Aceng Solihin, bersama perwakilan Tim Pembangunan Zona Integritas, Tina Rizkiah dan Barkah Hidayah. Kehadiran pimpinan madrasah bersama tim menunjukkan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar agenda administratif, melainkan tanggung jawab bersama yang memerlukan keterlibatan aktif seluruh unsur madrasah. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga konsistensi pelaksanaan program perubahan dan peningkatan mutu layanan.
Dalam kegiatan ini, penguatan pembangunan Zona Integritas menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani disampaikan oleh Tim Penilai Internal (TPI) Inspektorat Jenderal serta Biro Organisasi dan Tata Laksana (Ortala) Kementerian Agama. Hadir pula untuk menyampaikan materi pada pembukaan kegiatan tersebut, Ainun Habibah dan Fernando Silalahi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI. Materi pembinaan diarahkan untuk memperkuat pemahaman satuan kerja terhadap pembangunan birokrasi yang bersih, akuntabel, efektif, dan mampu memberikan pelayanan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Selain penguatan materi, peserta juga mengikuti penyusunan rencana tindak lanjut sebagai langkah strategis untuk memastikan hasil pembinaan dapat diterapkan di satuan kerja masing-masing. Rencana tersebut menjadi pijakan untuk memetakan kebutuhan perbaikan, memperkuat pelaksanaan program prioritas, serta menjaga keberlanjutan perubahan. Bagi MAN 2 Jakarta, kegiatan ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi langkah yang telah berjalan sekaligus merumuskan upaya lanjutan agar pembangunan Zona Integritas semakin terarah dan berdampak nyata.
Partisipasi MAN 2 Jakarta ini menegaskan semangat madrasah untuk terus memperkuat budaya kerja yang berintegritas, profesional, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Perjalanan menuju WBBM membutuhkan konsistensi, kolaborasi, serta komitmen seluruh warga madrasah untuk menjadikan pelayanan prima sebagai budaya, bukan sekadar slogan. Melalui penguatan kompetensi dan rencana tindak lanjut yang terukur, MAN 2 Jakarta terus memantapkan langkah menuju tata kelola madrasah yang semakin bersih, melayani, dan berbudaya mutu. (YD)





