Pendaftar silakan dapat mengisi link dibawah ini :
Informasi mutasi masuk MAN 2 Jakarta semester Ganjil TP 2025-2026 sebagai berikut:
Pendaftar silakan dapat mengisi link dibawah ini :
Informasi mutasi masuk MAN 2 Jakarta semester Ganjil TP 2025-2026 sebagai berikut:
Jakarta Timur, Juni 2025 – MAN 2 Jakarta Timur kembali mencatatkan prestasi membanggakan. Sebanyak 150 siswa kelas XII berhasil lolos ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia melalui berbagai jalur seleksi, membuktikan komitmen madrasah dalam mencetak generasi unggul dan islami.
Dari jumlah tersebut, 17 siswa diterima melalui jalur SIMAMA dan PMDP, 29 siswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 54 siswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), 7 siswa melalui SPAN-PTKIN, dan jalur Mandiri 43 siswa
Beberapa siswa berhasil menembus kampus-kampus bergengsi seperti Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Poltekkes Kemenkes, dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa madrasah mampu bersaing di kancah nasional.
“Semoga tahun-tahun berikutnya, prestasi ini terus meningkat dan semakin banyak siswa MAN 2 Jakarta Timur yang diterima di perguruan tinggi favorit,” ujar perwakilan madrasah.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran berbagai pihak, termasuk guru Bimbingan Konseling (BK) yang aktif memberikan motivasi, pendampingan, dan strategi persiapan seleksi sejak dini kepada para siswa.
Pihak madrasah juga menyampaikan bahwa capaian ini menjadi pendorong semangat untuk terus melakukan inovasi pendidikan. “Langkah ke depan adalah menjadikan MAN 2 Jakarta Timur semakin mendunia dan menjadi pencetak generasi yang unggul dan islami,” ungkap Aceng Solihin selaku kepala MAN 2 Jakarta.
Prestasi ini bukan hanya menjadi kebanggaan internal, tetapi juga inspirasi bagi madrasah lain bahwa pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman bisa melahirkan insan berdaya saing tinggi di dunia akademik nasional. (Ramadhani)
Jakarta, 26 Mei 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa-siswi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jakarta Timur dalam ajang nasional Samsung Innovation Campus Batch 6. Kegiatan yang berlangsung sejak bulan Januari hingga Mei 2025 ini diselenggarakan secara online dan diikuti oleh ratusan peserta dari jenjang SMA/SMK/MA di seluruh Indonesia. Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Samsung dan penyelenggara pelatihan teknologi terkemuka, Hacktiv8ID, dengan tujuan mendorong lahirnya generasi muda inovatif di bidang teknologi, khususnya IoT (Internet of Things) dan AI (Artificial Intelligence).
MAN 2 Jakarta Timur mengirimkan perwakilan terbaiknya yang terdiri dari empat siswa, yaitu Nasharuddin Hatta, Muhammad Rafif Hamdani, Syahla Raeshita Anaya, dan Zahwa Aqilah Mutazzah. Di bawah bimbingan guru TIK, Ibu Wida Fery Astini, S.Kom, tim ini berhasil mengembangkan sebuah alat inovasi berupa pemilah sampah botol otomatis yang memanfaatkan teknologi pintar berbasis sensor dan AI. Alat ini dirancang untuk mendukung program pelestarian lingkungan dengan cara memilah sampah botol plastik secara efisien dan otomatis.
Keberhasilan alat ini tidak hanya dinilai dari sisi teknis dan desain, namun juga dari dampak positifnya terhadap lingkungan serta potensi implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses pengembangan, keempat siswa menunjukkan kemampuan luar biasa dalam kerja sama tim, kreativitas, analisis masalah, dan penerapan teknologi digital, yang menjadi aspek penting dalam penilaian juri.
Selama masa pelatihan dan kompetisi, tim dari MAN 2 mengikuti berbagai sesi pelatihan daring yang mencakup materi tentang pemrograman, penggunaan sensor, dasar-dasar AI, serta penerapan IoT dalam proyek-proyek nyata. Mereka juga mendapatkan pendampingan intensif dari para mentor profesional di bidang teknologi. Melalui rangkaian pembelajaran tersebut, siswa tidak hanya mengembangkan proyek mereka, tetapi juga meningkatkan pemahaman serta minat mereka terhadap dunia teknologi.
Setelah melalui tahap seleksi ketat dan presentasi final, diumumkan bahwa tim MAN 2 berhasil meraih Juara 2 Nasional dalam kompetisi ini. Pengumuman pemenang dilakukan pada Senin, 26 Mei 2025, dan penghargaan akan diberikan secara langsung dalam seremoni yang akan digelar pada Rabu, 28 Mei 2025, di Batavia Tower, Jakarta Pusat.
Dalam sesi wawancara, para peserta menyampaikan kesan dan pesan mereka selama mengikuti kegiatan ini. Mereka mengaku mendapatkan banyak pengalaman berharga, khususnya dalam hal kerja tim, pemecahan masalah, dan eksplorasi teknologi terkini. “Kami merasa sangat bangga dan bersyukur bisa menjadi bagian dari Samsung Innovation Campus ini. Kami belajar banyak tentang bagaimana merancang solusi nyata berbasis teknologi,” ujar Nasharuddin mewakili tim.
Tak lupa, tim juga menyampaikan harapan mereka untuk masa depan. “Semoga ke depannya kami bisa terus berprestasi dan menciptakan alat-alat inovatif lainnya yang tidak hanya berguna bagi masyarakat Indonesia, tetapi juga bisa dikenal di tingkat internasional,” lanjutnya. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi seluruh civitas MAN 2 untuk terus berinovasi dan mendukung program pendidikan berbasis teknologi.
Selamat dan sukses kepada seluruh tim MAN 2 serta Ibu Wida Fery Astini, S.Kom, selaku pembimbing yang telah memberikan arahan dan semangat selama proses kegiatan. Semoga prestasi ini menjadi awal dari banyak pencapaian besar lainnya di masa mendatang. (Ramadhani)

Petunjuk Teknis PPDB Madrasah DKI Jakarta Tahun 2025
Sila dapat mengunduh pada link di bawah:
Petunjuk Teknis PPDB Madrasah DKI Jakarta 2025
.
.
Revisi Petunjuk Teknis PPDB Madrasah DKI Jakarta Tahun 2025
Sila dapat mengunduh pada link di bawah:
Revisi Petunjuk Teknis PPDB Madrasah 2025
.
.
Sila dapat mengunduh format SPTJM PPDB 2025
Sila dapat mengunduh Surat Pengunduran Diri PPDB 2025
.
.
PEMBERKASAN MANUAL JALUR MADRASAH
Sila dapat klik dan mengunduh file-file dibawah ini:
Jakarta (Kemenag) – – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta melalui Forum Kehumasan menggelar acara Sahabat Religi 2025 dengan tema “Menjadi Insan Humas yang Responsif di Era Digital”. Kegiatan ini dilaksanakan di Bogor, 28-29 April 2025 dan dihadiri oleh insan humas dari berbagai satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya responsivitas humas terhadap perubahan dinamika informasi di era digital. Menurutnya, humas di lingkungan Kemenag harus mampu beradaptasi cepat dan cerdas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat, khususnya melalui platform digital.
“Humas adalah garda terdepan dalam membangun citra institusi. Di era digital, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi kunci,” ujar Adib.
Turut hadir pula Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag DKI Jakarta, H. Nur Pawaidudin, yang memberikan arahan teknis mengenai pengelolaan informasi publik dan pentingnya membangun komunikasi yang efektif di antara unit-unit kerja.
Melalui Forum Kehumasan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai strategi komunikasi publik, manajemen media sosial, serta teknik penyusunan konten kreatif berbasis nilai-nilai keagamaan. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas insan humas agar mampu menghasilkan informasi yang akurat, cepat, dan edukatif di tengah derasnya arus digitalisasi.
Sahabat Religi 2025 menjadi bagian dari upaya Kanwil Kemenag DKI Jakarta dalam memperkuat sinergi komunikasi antarunit kerja serta meningkatkan kualitas layanan publik berbasis digital. Diharapkan, kegiatan ini mampu mendorong para pelaksana humas menjadi agen perubahan yang profesional dan responsif dalam menghadapi tantangan era informasi. (Ramadhani)
Jakarta (Kemenag) –Perjuangan tiga tim riset MAN 2 Jakarta dalam kompetisi riset tingkat internasional berhasil gemilang. Setelah mengikuti berbagai tahapan kompetisi yang cukup ketat, akhirnya keseluruhan tim berhasil meraih medali emas. Penganugerahan penghargaan yang diselenggarakan di Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta Pusat pada 25 April 2025 ini diliputi dengan suasana meriah. Seluruh peserta lomba yang berasal dari berbagai daerah antusias menunggu keputusan dewan juri.
Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, dalam sambutannya berharap agar ajang ini dapat memeperkokoh serta memperkenalkan hasil riset anak bangsa ke mancanegara.
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata dari antusiasme lembaga pendidikan terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan riset di kancah global.” tegas Adib.
Meskipun Festival yang diikuti oleh beberapa negara ini berlabel Sains, namun nyatanya beberapa bidang penelitian pun digelar. Penelitian bidang sosial misalnya, MAN 2 Jakarta mengambil penelitian sosial berjudul Bayar Bayar Bayar: A Phenomenology of Sukatani’s Song Controversy – Freedom of Expression and Limits of Sosial Criticsm in Indonesia. Penelitian ini berngkat dari fenomena lagu “Bayar Bayar Bayar” dari Band Sukatani yang sempat marak diperbincangkan di media sosial dan menggiring opini publik yang beragam. Fenomena kritik sosial melalui lagu ini tentu saja memicu banyak kalangan, termasuk remaja MAN 2 Jakarta. Faktanya, hasil penelitian menunjukkan bahwa opini publik sangat berpengaruh terhadap cara pandang remaja. Penelitian ini berhasil membuat juri menempatkan MAN 2 Jakarta di posisi tertinggi bidang penelitian Sosial tingkat SMU.
Selain tiga medali emas di bidang Kimia dan Sosial, MAN 2 Jakarta mendapat penghargaan khusus berupa medai emas dari lembaga Riset Malaysia (Malaysia Young Scientist Accociations).
Penelitian lain di bidang kimia tak kalah menarik. Hatta beserta lima rekannya misalnya, memilih riset tentang Revoira: Smart Bottle Waste Sorting System using Internet of Things and Computer Vision based on Deep Learning. Menurutnya, penelitian ini sangat membantu siswa agar tidak salah memasukkan sampah ke dalam tempanya. Tempat sampah yang menggunakan aplikasi Revoira ini akan menunjukkan sinyal berupa alarm jika kita memasukkan sampah tidak sesuai dengan jenisnya. Seperti diketahui, tempat sampah yang yang sudah dibedakan dengan warna hijau untuk organik, kuning untuk anorganik dan lainnya ternyata masih belum efektif. Tentu saja ini sejalan dengan program Adiwiyata di MAN 2 Jakarta yang akan melaju ke tingkat nasional.
Hatta dan tim riset MAN 2 Jakarta tak berhenti sampai di sini. Mereka akan terus menyempurnakan aplikasi ciptaan mereka agar diraasakan lebih luas oleh masyarakat.
“Selain untuk diikutkan dalam ajang riset internasional beberapa bulan ke depan, kami berharap agar penilitian kami ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyrakat umum,” pungkasnya saat ditemui di TIM usai menerima penghargaan.
Benarlah apa yang dikatakan saintis muda ini. Riset bukan semata demi meraih penghargaan, riset tak hanya pencapaian dan euforia sesaat, namun riset adalah bukti inovasi dan pengabdian untuk keberlanjutan hidup yang lebih baik. (Yuyum D)
Jakarta (Kemenag) –Ruang Teater Besar Taman Ismail Marzuki Jakarta, Selasa siang ini (22/4/) dipenuhi ratusan siswa dan pejabat Kementerian Agama. Bukan untuk menyaksikan pertunjukan seni yang seperti lazimnya digelar di gedung ini, namun sebuah perhelatan bergengsi yang dihadiri para saintis muda. Ya, ajang kompetisi riset kaliber internasional kembali digelar. Kali ini Jakarta yang dipercaya menjadi tuan rumah. Jakarta International Science Fair (JISF) 2025 sendiri merupakan satu dari beberapa rangkaian event riset siswa yang diselenggarakan marathon setiap bulan di berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.
Deni Irawan selaku ketua Indonesian Young Scientist Association) dalam sambutannya berharap agar lebih banyak lagi para saintis muda yang terlibat dalam kompetisi ini.
Sejumlah negara seperti Malaysia, Bangladesh, Korea Selatan, Turki, dan Azerbaijan turut aktif di dalamnya. Tak hanya kalangan remaja, lomba yang mengasah ilmu pengetahuan dan inovasi dan kreatifitas ini juga diikuti oleh siswa sekolah dasar/MI.
Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan emas ini, MAN 2 Jakarta Timur mendelagasikan enam tim dalam kompetisi yang berlangsung 22-25 April 2025 ini.
“Target MAN 2 Jakarta adalah emas!” tegas Aceng Solihin, kepala MAN 2 Jakarta Timur saat menghadiri pembukaan kegiatan. Selain melatih budaya kompetisi, Aceng menambahkan bahwa ajang ini juga menempa mental-mental juara yang pantang menyerah, kreatif, dan sportif.
Ini pula yang menjadi salah satu tujuan yang diusung Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Dalam sambutannya Kepala Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta, Abid, menyampaikan bahwa siswa madrasah harus mampu bersaing dengan berbagai pelajar dari berbagai negara baik dalam bidang keterampilan maupun pengetahuan, termasuk riset. Tak pelak lagi, madrasah maju, bermutu, mendunia kini tak sebatas jargon belaka, tapi perlu pembuktian nyata. Selamat berkompetisi, saintis muda madrasah! (Yuyum D)
Jakarta (Kemenag) –Satu periode kepengurusan Koperasi Simpan Pinjam MAN Dua Jakarta, di bulan Maret 2025 ini Koperasi yang beranggotakan Guru dan Tenaga Kependidikan MAN 2 Jakarta kembali digelar. Bersamaan dengan momen menjelang buka puasa bersama, RAT (Rapat Anggota Tahunan) meliputi pembacaan tata tertib rapat, laporan pertanggung jawaban pengurus koperasi, LPJ dan rencana Program pengurus dan pembina.
RAT yang berlangsung di aula SBSN ini dihadiri oleh pengurus dan seluruh anggota koperasi. Dalam laporannya ketua koperasi, Ida Sumarsih, menyampaikan bahwa koperasi secara umum berjalan lancar, namun mengalami beberapa kendala yakni peran modal dari luar karena modal dari intern sangat minim.
“Kami berharap bagi anggota koperasi yang memiliki dana agar menginvestasikan dananya untuk kemajuan usaha koperasi.” ajak Ida.
Koperasi yang telah berbadan hukum ini memiliki 70 anggota yang terdiri dari guru dan karyawan MAN 2 Jakarta.
Selain dalam bentuk usaha Simpan Pinjam, Koperasi MAN Dua Jakarta juga bergerak di bidang kantin sekolah, toko ATK, dan pengadaan seragam tertentu. Dalam sambutannya Aceng Solihin selaku Dewan Pembina berharap agar pengurus mengutamakan kesejahteraan anggotanya. (Yuyum D)
Jakarta (Kemenag) – Gema Ramadhan semakin terdengar memasuki akhir bulan penuh rahmat ini. Selain meningkatkan ibadah sunnah seperti shalat Tarawih dan tadarus, kegiatan Ramadhan di MAN 2 Jakarta diwarnai dengan buka puasa bersama dan pemberian santunan.
Bertempat di aula SBSN, sebanyak 85 mustahiq yang berasal dari siswa MAN 2 Jakarta menerima santunan berupa uang dan sembako pada Kamis, 20 Maret 2025. Pada kesempatan tersebut Kepala MAN 2 Jakarta, Aceng Solihin, menegaskan bahwa para penerima santunan ini jangan berkecil hati, namun syukuri sekecil apa pun nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT.
“Tidak ada yang tahu takdir seseorang. Jika kalian sekarang menrima apa yang diberikan oleh saudara-saudara kita, suatu saat nanti mudah-mudahan kalianlah yang menjadi donatur kegiatan seperti ini, “ ujar Aceng.
Kegiatan santunan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan MAN 2 Jakarta sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap sesama saudara muslim. Santunan ini berasal dari zakat, infaq dan shadaqah seluruh siswa dan GTK yang dikelola oleh Rohis MAN 2 Jakarta.
“Sebaik-baik manusia adalah yang tangannya di atas. Oleh karena itu kami senantiasa menghimbau kepada seluruh siswa dan guru untuk berlomba-lomba memberikan harta terbaiknya di bulan yang penuh berkah ini,” tambah Dahlan selaku ketua panitia. Dahlan berharap di tahun berikutnya makin banyak yang turut berpartisipasi dalam kegiatan serupa. (Yuyum D)
Jakarta (Humas MAN 2 Jkt) – Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, melakukan Monitoring dan Evaluasi terhadap pelaksanaan Ujian Madrasah di MAN 2 Jakarta, Selasa, 18 Maret 2025. Ujian madrasah tahun ini diikuti oleh 303 siswa kelas XII yang menempati 16 ruang ujian.
Ujian yang diselenggarakan sebagai salah satu syarat kelulusan ini dilaksanakan selama tujuh hari sejak tanggal 10 hingga 18 Maret 2025. Adapun materi yang diujikan meliputi bidang Science, Sosial, Kebahasaan, dan Keagamaan. Kepala MAN 2 Jakarta menjelaskan bahwa soal UM disusun oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan setelah melalui uji telaah oleh Tim Penelaah Soal.
“Telaah soal dilakukan dengan berpedoman pada kurikulum Merdeka, kesesuaian tahap berpikir, aturan penulisan, hingga konten soal yang bebas dari SARA,” jelas Aceng.
Setelah meninjau ruang panitia, Abid berkesempatan mengunjungi salah satu ruang ujian dan berinteraksi dengan peserta ujian.
“Kerjakan soal dengan teliti, berusaha yang terbaik, dan jangan lupa berdoa memohon pada Allah agar semua yang kalian inginkan dikabulkan!” nasihat Adib yang ditanggapi dengan antusis oleh seluruh peserta ujian.
Secara umum, pelaksanaan Ujian Madrasah di MAN 2 Jakarta berjalan lancar dengan menggunakan aplikasi e learning. Semoga hasil yang diperoleh seluruh siswa memuaskan dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri serta Kedinasan sesuai yang mereka harapkan. (Yuyum D)

Copyright © 2017. MAN 2 Jakarta. Hak Cipta dilindungi.
Desain & SEO: KWP