Jakarta (Humas MAN 2 Jkt) –MAN 2 Jakarta menggelar kegiatan parenting bagi orang tua/wali murid kelas XII pada Selasa (13/10/2026) secara daring melalui Zoom. Mengangkat tema “Bagaimana Membangun Doa yang Positif”, kegiatan ini menghadirkan motivator Nur Falah untuk mengajak orang tua memahami pentingnya doa, komunikasi, dan dukungan positif dalam mendampingi anak, terutama saat menghadapi tahun terakhir pendidikan di madrasah.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 2 Jakarta yang menekankan pentingnya sinergi antara madrasah dan orang tua dalam mendukung perkembangan serta keberhasilan belajar siswa. Kolaborasi yang baik diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Dalam pemaparannya, Nur Falah mengingatkan bahwa setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda. Tidak semua anak menunjukkan kemampuan melalui cara dan bidang yang sama. Ada anak yang menonjol dalam bidang akademik, sementara yang lain memiliki keunggulan dalam kreativitas, komunikasi, keterampilan, maupun kemampuan sosial. Karena itu, orang tua perlu mengenali potensi anak tanpa terpaku pada standar keberhasilan yang seragam.
Falah juga berpesan agar orang tua tidak membanding-bandingkan anak dengan saudara, teman, ataupun anak lain yang dianggap lebih berprestasi.
“Kebiasaan membandingkan dapat membuat anak merasa kurang dihargai dan kehilangan kepercayaan diri, “ pesan Falah.
Sebaliknya, orang tua perlu memberikan apresiasi terhadap setiap proses dan kemajuan yang dicapai anak, sekaligus membantu mereka mengembangkan potensi sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Lebih lanjut, membangun doa yang positif dapat dimulai dari cara orang tua berbicara, memberikan nasihat, dan menyampaikan harapan kepada anak. Doa hendaknya menjadi ungkapan kasih sayang dan dukungan, bukan sekadar tuntutan agar anak memenuhi keinginan orang tua. Kata-kata yang menenangkan, harapan yang baik, serta keyakinan terhadap kemampuan anak dapat menjadi sumber kekuatan emosional bagi mereka dalam menghadapi tekanan akademik dan menentukan pilihan masa depan.
Melalui kegiatan parenting ini, MAN 2 Jakarta berharap orang tua kelas XII semakin memahami pentingnya mendampingi anak dengan kasih sayang, doa yang baik, dan komunikasi yang membangun. Memasuki tahap akhir pendidikan menengah, siswa membutuhkan dukungan keluarga agar mampu menjalani proses belajar dengan lebih percaya diri. Setiap anak memiliki jalannya sendiri untuk bertumbuh dan meraih keberhasilan. Tugas orang tua bukan membandingkan perjalanan tersebut, melainkan mendampingi, mendoakan, dan menguatkan anak agar mampu menjadi versi terbaik dari dirinya. (YD)






