Jakarta (Humas MAN 2 Jkt) Sebanyak sembilan siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Jakarta mengadakan kegiatan sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah secara serentak di delapan madrasah pada hari Kamis, 12 Februari 2026. Kesembilan kader ini berkunjung ke delapan madrasah di wilayah Jakarta Timur, yakni MTsN 7 Jakarta, MtsN 22 Jakarta, MTsN 29 Jakarta, MtSn 30 Jakarta, MAN 6 Jakarta, MAN 14 Jakarta, MAN 15 Jakarta, dan MAN 25 Jakarta. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian siswa terhadap pentingnya konsumsi makanan yang aman, sehat, dan higienis di lingkungan sekolah. Selain itu, kegiatan sosialisasi ini dilakukan dalam rangka mengikuti lomba Keamanan Pangan Sekolah tingkat Nasional. Berdasarkan penilaian awal BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan), MAN 2 Jakarta meraih skor tertinggi di Jakarta Timur sehingga layak untuk maju ke tingkat nasional.

Kegiatan sosialisasi Keamanan Pangan Sekolah ditekankan pada Pangan Jajan Anak Sekolah (PJAS) yng melibatkan siswa sebagai agen edukasi yang memberikan pemahaman mengenai bahaya pangan yang tidak memenuhi standar kesehatan. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan ciri-ciri makanan yang aman dikonsumsi, bahaya bahan tambahan pangan berbahaya, serta pentingnya menjaga kebersihan makanan dan lingkungan kantin sekolah.

Ketua Tim Keamanan Pangan MAN 2 Jakarta, Yuyum Daryumi, menyampaikan bahwa program ini bertujuan menumbuhkan kesadaran siswa sejak dini agar lebih selektif dalam memilih makanan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang sehat dan mendukung tumbuh kembang peserta didik. “Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga berperan aktif sebagai penyampai edukasi kepada teman sebaya dan masyarakat sekolah,” ujarnya.

Sosialisasi dilakukan melalui berbagai metode menarik, seperti presentasi interaktif, pembagian leaflet edukasi, dan diskusi,. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif siswa dalam sesi tanya jawab dan praktik mengenali pangan yang aman. Salah satu peserta sosialisasi mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru terkait keamanan pangan. “Selama ini saya tiidak terlalu memperhatikan zat pengawet ataupun pewarna makanan yang saya konsumsi. Sekarang saya menjadi leboh tahu tentang bahaya makanan yang menggunakan zat kimia tersebut” ujar Safa, salah satu peserta dari MAN 14 Jakarta. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan agar kesadaran akan pentingnya makanan sehat semakin meningkat di kalangan pelajar.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, MAN 2 Jakarta berharap dapat berkontribusi dalam mendukung program pemerintah mengenai keamanan pangan serta mewujudkan generasi muda yang sehat dan cerdas. (Yuyum)