Jakarta (Humas MAN 2 Jkt) — Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), siswa MAN 2 Jakarta mengikuti kegiatan istighosah sebagai ikhtiar spiritual untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian. Kegiatan ini menjadi momentum bagi para siswa untuk menenangkan hati, memperkuat keimanan, serta memohon pertolongan Allah Swt. agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam menjalani setiap tahapan ujian.
Istighosah dipimpin oleh KH Supandi Kasmin Hasan, S.H.I., M.Ag. dari Kantor Urusan Agama (KUA) Cipayung. Dengan suasana khidmat, para siswa mengikuti rangkaian doa dan zikir bersama. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah Swt., tetapi juga mengingatkan para siswa bahwa keberhasilan perlu diiringi dengan usaha sungguh-sungguh, doa, dan sikap tawakal.
“Tetap hadirkan Allah Swt. dalam setiap upaya dan cita-cita yang ingin kalian raih.” pesan Kepala MAN 2 Jakarta, Aceng Solihin.
Menurut Aceng, perjuangan meraih keberhasilan akademik tidak cukup hanya dengan mengandalkan kemampuan intelektual, tetapi juga perlu dilandasi keimanan dan keyakinan kepada Allah Swt.
Kepala madrasah juga mengingatkan bahwa persiapan menghadapi TKA harus dilakukan secara maksimal melalui belajar yang tekun, disiplin, dan konsisten. Doa dan istighosah menjadi pelengkap ikhtiar tersebut, bukan pengganti usaha. Dengan memadukan kesiapan akademik dan kekuatan spiritual, siswa diharapkan mampu menghadapi ujian dengan lebih tenang, percaya diri, dan penuh tanggung jawab.
Melalui tausiah dan doa yang dipanjatkan bersama, para siswa diajak untuk menguatkan niat, menjaga optimisme, serta tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan. Nilai tawakal juga menjadi pesan penting dalam kegiatan ini, yakni menyerahkan hasil kepada Allah Swt. setelah melakukan usaha terbaik. Dengan demikian, TKA dapat dimaknai bukan sekadar evaluasi kemampuan akademik, melainkan juga kesempatan untuk melatih kedisiplinan dan kematangan diri.
Kegiatan istighosah ini menjadi bagian dari komitmen MAN 2 Jakarta dalam membangun keseimbangan antara prestasi akademik dan penguatan karakter religius siswa. Diharapkan, seluruh peserta TKA dapat menjalani ujian dengan lancar, memperoleh hasil terbaik sesuai kemampuan dan usaha yang telah dilakukan, serta senantiasa menjadikan doa dan nilai-nilai keislaman sebagai landasan dalam meraih masa depan. (YD)






