Jakarta (Humas MAN 2 Jkt) –Upaya memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju satuan kerja yang berintegritas dan memberikan pelayanan publik berkualitas terus dilakukan melalui berbagai kolaborasi dan berbagi praktik baik. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Studi Tiru Zona Integritas Kantor Kementerian Agama Kota Padang ke MAN 2 Jakarta yang dilaksanakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, bertempat di Aula MAN 2 Jakarta.
Kegiatan ini sebagai upaya untuk saling berbagi pengalaman, strategi, serta inovasi dalam membangun budaya kerja yang berorientasi pada integritas, transparansi, akuntabilitas, dan peningkatan kualitas pelayanan. MAN 2 Jakarta dipilih sebagai salah satu tujuan studi tiru untuk melihat secara langsung berbagai praktik dan inovasi yang telah dikembangkan dalam mendukung pembangunan Zona Integritas hingga berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Rombongan Kankemenag Kota Padang dipimpin oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Dr. H. Yasril, S.Ag., MA. Turut hadir Kepala Subbag TU Kankemenag Kota Padang, Rinaldi Putra, S.Pd.I., M.Pd., serta Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Kota Padang, Hj. Dian Khairaty, S.AP., MM. Kehadiran jajaran Kankemenag Kota Padang menunjukkan keseriusan dalam menggali praktik baik yang dapat diadaptasi untuk memperkuat pelaksanaan pembangunan ZI di lingkungan kerja mereka.
Dalam kegiatan tersebut, rombongan mendapatkan pemaparan dari Tim ZI MAN 2 Jakarta yang didampingi oleh Kepala madrasah, Aceng Solihin. Tidak hanya berorientasi pada pemenuhan dokumen dan administrasi, pembangunan ZI juga diarahkan untuk membentuk budaya kerja yang konsisten menjunjung tinggi integritas serta menghadirkan pelayanan yang mudah, cepat, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Selain silaturahmi, kami juga ingin melihat praktik baik yang telah dilakukan MAN 2 Jakarta sehingga berhasil meraih predikat WBK,” ujar Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Yasril.
Selain melakukan dialog, Tim Kankemenag kota Padang juga melihat beberapa fasilitas pelayanan yang tersedia di MAN 2 Jakarta, seperti ruang PTSP, perpustakaan, dan area hidroponik.
Studi tiru juga menjadi ruang dialog untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pembangunan ZI sekaligus strategi mengatasinya. Pertukaran pengalaman antara Kankemenag Kota Padang dan MAN 2 Jakarta diharapkan dapat melahirkan gagasan-gagasan baru yang relevan dan aplikatif, sehingga pembangunan Zona Integritas tidak berhenti pada predikat, tetapi benar-benar tercermin dalam perilaku, tata kelola, dan kualitas pelayanan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, MAN 2 Jakarta semakin meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga dan meningkatkan budaya integritas di lingkungan madrasah. Sementara bagi Kankemenag Kota Padang, studi tiru ini diharapkan menjadi bekal untuk memperkuat langkah dan inovasi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas. Berbagi praktik baik, menguatkan integritas, dan bersama-sama menghadirkan pelayanan terbaik menjadi semangat yang menyatukan kedua institusi dalam perjalanan membangun Zona Integritas. (YD)






