Jakarta (Humas MAN 2 Jkt) — Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melakukan kunjungan ke kantin MAN 2 Jakarta, Selasa, 14 April 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya dalam rangka penyusunan Peraturan Gubernur tentang Penyelenggaraan Kantin Sehat di DKI Jakarta.
Dalam kunjungan tersebut, Tim Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta melihat langsung kondisi kantin dan melakukan wawancara dengan siswa serta penjamah kantin. Hal yang menjadi bahan pengamatan di antaranya kebersihan tempat pengolahan makanan, penyimpanan bahan pangan, hingga penyajian makanan kepada siswa. Selain itu, para pedagang kantin juga diberikan edukasi terkait pentingnya menjaga higienitas dan sanitasi dalam proses pengolahan makanan.
Kepala MAN 2 Jakarta, Aceng Solihin, menyampaikan bahwa pihak madrasah sangat mendukung program kantin sehat sebagai bagian dari komitmen menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas kantin agar sesuai dengan standar kesehatan, sehingga siswa dapat mengonsumsi makanan yang aman, bergizi, dan higienis,” ungkap Aceng.
Sementara itu, Rozi dari Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan oleh MAN 2 Jakarta dalam pengelolaan kantin. Ia juga memberikan beberapa rekomendasi perbaikan, seperti peningkatan pengawasan terhadap bahan baku makanan serta penerapan standar operasional prosedur (SOP) kebersihan yang lebih ketat.
Selain Dinas Kesehatan, kegiatan ini didukung oleh CISDI (Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives), organisasi nirlaba di Indonesia yang berfokus pada penelitian, advokasi, dan pengembangan kebijakan publik, khususnya di bidang kesehatan masyarakat dan pembangunan berkelanjutan. Dalam sambutannya ketua Tim CISDI, Fahrial, memaparkan bahwa hasil riset yang dilakukan diharapkan dapat menjadikan rekomendasi bagi terwujudnya kantin yang lebih sehat.
“Seperti kita ketahui, remaja di Jakarta merupakan konsumen makanan dan minuman dengan kadar gula tinggi. Untuk itu kami berkomitmen untuk melakukan pencegahan dini terhadap konsumsi gula dan garam berlebih pada remaja, salah satunya dengan program edukasi ini, ” jelas Fahrial.
Dalam kesempatan itu juga turut hadir petugas bidang Kesehatan Lingkungan Puskesmas Kecamatan Ciracas, Sukesih beserta tim. Dukungan intensif pihak Puskesamas pada program kesehatan khususnya kantin sehat di MAN 2 Jakarta memiliki dampak positif.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, khususnya dalam penyediaan makanan di kantin sekolah. Dengan adanya kunjungan ini, MAN 2 Jakarta diharapkan mampu menjadi percontohan kantin sehat bagi sekolah lainnya di wilayah DKI Jakarta.
Melalui sinergi antara pihak sekolah dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, upaya mewujudkan kantin sehat bukan hanya sekadar program, tetapi menjadi budaya yang berkelanjutan demi mendukung kesehatan generasi muda.(Yuyum D)
窗体顶端


