Jakarta (Humas-MAN 2 Jkt) —Sebagai salah satu madrasah riset, MAN 2 Jakarta terus menempatkan dirinya tak hanya melalui prestasi siswa di bidang penelitian, tapi menempa Guru dan tenaga kependidikan untuk menjadi peneliti. Gayung bersambut, Program Studi Perpustakaan Sains Informasi Universitas YARSI  memiliki visi yang sama dalam pengembangan bidang literasi ini.

Dalam rangka menjalankan pengabdian masyarakat sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, Prodi ini memberikan pelatihan Strategi Peningkatan Kualitas Karya Ilmiah Guru dan Pustakawan melalui Pelatihan Digital di MAN 2 Jakarta. Berlangsung sejak Rabu pagi, 8 Desember 2021, sebanyak 45 guru dan pustakawan MAN 2 Jakarta mengikuti pelatihan mengenai trik menemukan ide penelitian, melakukan penelusuran literatur dengan berbagai alat pencarian di dunia maya, dan menuliskannya dalam karya ilmiah.

Muhammad Ihsanuddin, M.Hum dalam paparannya menjelaskan bahwa guru saat ini tak bisa berdiam diri dan puas dengan apa yang telah dilakukan, namun hendaknya mengembangkan kemampuannya melalui tulisan yang dipublikasikan.

“Strategi penulisan dan penelusuran ini saya harapkan juga ditularkan pada siswa, sehingga kita tidak hanya mengandalkan Google sebagai alat penelusuran informasi,” tambah Ihsanuddin.

Senada dengan Ihsanuddin, Nita Ismayati, S.IP,. M.Hum, memberikan ulasan  tentang artikel untuk jurnal nasional. Materi yang disampaikan Nita Ismayati ini relevan dengan kebutuhan guru, karena artikel ilmiah sebagai salah satu syarat kenaikan pangkat guru. Namun guru kadang melupakan lupa bahwa artikel ilmiah  sebaiknya dipublikasikan di media, salah satunya jurnal.

 

Selain menyasar guru, YARSI juga memberikan pelatihan pada 30 siswa MAN 2 Jakarta dengan materi Pelatihan Otomasi Perkantoran bagi Siswa sebagai Upaya Peningkatan  Keterampilan Bidang TIK. Hendra Wicaksono berharap melalui pelatihan ini siswa mampu mengaplikasikan teknologi informasi terutama dalam kegiatan organisasi, sperti surat menyurat dan membuat e sertifikat.

“Sebagai pengurus OSIS, pelatihan ini sangat bermanfaat terutama materi  pembuatan e sertifikat,”ujar Siti Zahwa salah satu peserta pelatihan.

Indah Kurnianingsih, S.IP, MP, Kepala Prodi Perpustakaan Sains dan Informasi Universitas YARSI menyatakan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini telah dilakukan pada lebih dari sepuluh madrasah di DKI Jakarta. Dengan demikian, literasi digital yang makin marak digaungkan di segala lini, juga dirasakan manfaatnya di kalangan  madrasah.(Yuyum Daryumi)