Banyak cara yang dapat dlakukan untuk meningkatkan profesionalisme guru, salah satunya adalah lesson study. Lesson study merupakan pendekatan peningkatan kualitas pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru secara kolaboratif, dengan langkah-langkah pokok merancang pembelajaran untuk mencapai tujuan, melaksanakan pembelajaran, mengamati pelaksanaan pembelajaran tersebut, serta melakukan refleksi untuk mendiskusikan pembelajaran yang dikaji sebagai bahan bahan penyempurnaan dalam rencana pembelajaran berikutnya.

Berpedoman pada asumsi di atas, maka MAN 2 Jakarta mengadakan sosialisasi tentang pelaksanaan lesson study pada tanggal 16 Agustus 2018. Bertempat di ruang Multi Media, sebanyak 51 guru menghadiri kegiatan tersebut sekaligus menyaksikan praktik lesson study. Bertugas sebagai guru model pada kegiatan tersebut adalah Yuyum Daryumi, S.Pd., dan dua guru pengamat yaitu Dra. Darsih serta Drs. Sudiarto.

“Sosialisasi Lessob Study ini baru pertama kali dilakukan di MAN 2 Jakarta. Rencananya saya akan menjadikan Lesson Study sebagai kegiatan rutin setiap bulan,” ujar Dra. Hj. Nurlaelah, M.Pd. Pada saat rencana ini digagas di MAN 2 Jakarta, tidak semua guru mendukung kegiatan ini. Namun setelah melihat langsung pelaksanaannya, hampir semua guru antusias dan tertarik dengan pendekatan ini.
“Ternyata masih banyak yang harus saya perbaiki dalam mengajar. Dengan sosialisasi Lesson Study ini dapat membuka wawasan baru tentang upaya melksanakan KBM yang lebih baik,” ujar Wida Fery Astini, S.Pd. seusai mengikuti acara. Memang pada mulanya pendekatan Lesson Study ini dianggap sulit dan terasa riskan karena dalam praktiknya, seorang guru disaksikan teman sejawatnya pada saat mengajar. Namun setelah dipraktikkan di berbagai sekolah, pendekatan ini mampu memotivasi guru untuk menyajikan model pembelajaran yang lebih baik dari sebelumnya.

Keunggulan lain Lesson Study adalah guru dituntut lebih cermat dalam melihat situasi kelas dan perilaku siswa saat belajar. Beraneka ragam sikap siswa dapat terlihat melalui rekaman video yang diputar setelah melakukan praktik Lesson Study. Ada yang antusias, ada pula yang hanya mencatat saja, bahkan tak jarang yang tertidur di kelas. Semua perilaku siswa tersebut akan didiskusikan dengan guru pengamat dan teman sejawat untuk mencari solusinya.

“Jika semua guru pernah melakukan Lesson Study, saya yakin kualitas mengajar guru MAN 2 Jakarta akan lebih kreatif dan tentu ini akan menambah gairah belajar siswa.” tegas Kepala MAN 2 Jakarta. Semoga apa yang diharapkan beliau akan terwujud, demi madrasah yang lebih baik. (Yuyum Daryumi)